Yang dilakukan kalau mengalami tifus


 Hal terpenting dalam pengobatan tifus adalah mendeteksi dan mengobati sedini mungkin sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi. Komplikasi tifus umumnya terjadi pada minggu ke-2 dan ke- 3 setelah demam, berupa perdarahan saluran cerna, nyeri perut atau penurunan kesadaran. Bilamana demam tinggi terus berlangsung lebih dari 5-7 hari atau terdapat gejala yang berhubungan dengan komplikasi tifus, sebaiknya penderita dibawa ke rumah sakit atau sarana kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan.

Perawatan penderita tifus yang dapat dilakukan di rumah adalah :

  • beristirahat

  • cukup minum

  • dan makan makanan dengan protein dan gizi yang cukup.

Hindari makanan yang :

  • berserat tinggi

  • berbumbu pedas atau asam karena dapat mengiritasi usus dan berisiko menimbulkan perdarahan.

Bentuk makanan padat (seperti nasi lunak) dapat diberikan asal dikunyah secara baik.

Pendapat untuk memberikan makanan dalam bentuk saring, umumnya tidak lagi dilakukan dengan pemikiran bahwa makanan padat akan menjadi lumat setelah mencapai usus. Penderita tifus umumnya merasa mual dan tidak nafsu makan sehingga dengan memberikan makanan lumat akan semakin menurunkan keinginan untuk makan. Dengan pengobatan yang tepat, biasanya demam turun 3-7 hari setelah pengobatan dimulai. Penderita dapat kembali beraktivitas dan pola makan kembali seperti sedia kala 5–7 hari setelah selesai pengobatan.

Info sehat yang lain :

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s