Tidur Berkualitas


Apakah badan anda loyo dan tidak bersemangat? Apakah juga pikiran anda buntu dan tidak bisa konsentrasi? Jika ‘Ya’, maka anda perlu mengecek kualitas tidur anda selama ini. Karena tidur yang berkualitas harusnya membuat fungsi tubuh kita dapat berjalan dengan baik.

Tidur untuk pikiran dan kesehatan tubuh

Kita perlu tidur untuk dapat berpikir jernih, bertindak cepat dan memperkuat memori. Ada saluran pada otak kita yang membantu kita belajar dan mengingat secara lebih aktif pada saat kita tidur. Tidak mengherankan jika orang akan memiliki tingkat kreativitas tinggi setelah menjalani tidur malam yang berkualitas.

Tidur juga mempengaruhi mood kita. Kurang tidur akan mengakibatkan orang menjadi sensitif, mudah tersinggung, dan mudah berkonflik dengan orang lain. Orang yang dalam waktu lama mengalami gangguan tidur mudah mengalami depresi.

Buat kesehatan, tidur sangat penting. Kurang tidur atau tidur dengan kualitas rendah menyebabkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan penyakit lainnya.

Tidur pun punya kaitan dengan pertumbuhan fisik. Tubuh anak-anak yang sedang tidur mengeluarkan hormon pertumbuhan yang memperkuat otot. Tidurnya orang dewasa menghasilkan hormon yang memperbaiki sel dan jaringan. Hormon yang memerangi infeksi juga meningkat pada saat kita tidur. Karena itulah, tidur malam yang berkualitas membantu mencegah penyakit, bahkan mempercepat pertumbuhan.

Kualitas tidur

Ada 4 klasifikasi tingkatan tidur, yaitu :

Pertama, Tingkatan tidur awal. Ini merupakan transisi antara sadar dan tidur yang terjadi antara 1 hingga 7 menit pertama. Bila pada tahap ini kita terbangun, sering kali kita merasa belum tidur.

Kedua, Tingkatan tidur ringan. Ini merupakan tahapan pertama dari tidur yang sebenarnya. Pada tahap ini orang sudah sulit terbangun meski ada suara atau gangguan dari luar. Sudah mulai ada gambaran mimpi dalam tidurnya dan matanya bergerak perlahan dari satu sisi ke sisi lainnya.

Ketiga, Tingkat tidur pertengahan. Tahapan ini terjadi di pertengahan, kira-kira 20 menit setelah mata terpejam. Tekanan darah dan suhu tubuh menurun. Biasanya sudah lebih sulit terbangun dibanding tahapan sebelumnya. Pada tingkatan ini masih ada gerakan mata tapi semakin melambat.

Keempat, tidur mendalam (deep sleep). Ini adalah tingkatan terdalam dari seluruh tahapan Pada tahapan ini sudah tidak ada lagi gerakan mata.

Biasanya, untuk mencapai tingkat tidur pertama hingga keepat kita membutuhkan setidaknya 1 jam. Pada tahap 1 hingga 3, dimana gerakan mata masih terjadi, sistem saraf pusat otonom bekerja lebih aktif dan otak kitapun menggunakan 20% atau lebih oksigen (lebih banyak dibanding dengan melakukan aktivitas fisik saat terbangun). Pada saat mata msasih bergerak, pada saat ini pulalah kita mengalami mimpi.

Siklus di atas bisa berulang. Artinya, bisa saja kita setelah sampai pada tingkat tidur yang ke-3, kita mimpi dan terbangun. Setelah itu kembali ke tingkat 1. Bisa jadi dalam waktu 7 jam tidur, kita tidak pernah mencapai tingkatan deep sleep. Padahal fungsi istirahat fisik dan pikiran justru berada di tahapan tersebut. Inilah yang membedakan kualitas tidur seseorang sehingga membedakan pula hasilnya saat bangun tidur. Apakah bertambah segar atau masih mengantuk?

Berapa lama kita perlu tidur?

Kebutuhan tidur setiap orang sangat bervariasi, tergantung dari kebutuhan dan usianya. Rata-rata orang dewasa membutuhkan 7-8 jam tidur setiap malamnya. Bayi baru lahir tidur sekitar 16-18 jam per hari. Anak usia prasekolah tidur 10-12 jam per hari. Sedangkan anak usia sekolah sekurangnya 9 jam tidur di malam hari.

Beberapa orang percaya bahwa orang dewasa membutuhkan waktu tidur yang lebih singkat ketimbang oarang yang lebih tua. Tapi, kepercayaan itu ternyata tidak sepenuhnya benar. Faktanya, orang lanjut usia kualitas tidurnya menjadi berkurang. Jarang sekali lansia yang bisa mencapai tidur dengan tingkatan yang mendalam. Mereka kebanyakan cepat terjaga, padahal kebutuhan tidur lansia belum tentu lebih kecil ketimbang orang dewasa.

Gangguan tidur

Beberapa jenis gangguan tidur seperti insomnia (sulit tidur), mengorok dan narcolepsy (tidur secara tiba-tiba) adalah beberapa jenis gangguan tidur yang kerap terjadi. Namun gangguan itu bisa disembuhkan.

Untuk berjaga-jaga, waspadalah pada beberapa gejala berikut :

  1. Secara konsisten membutuhkan waktu 30 menit untuk bisa tertidur.

  2. Secara konsisten terbangun beberapa kali di malam hari dan mengalami kesulitan untuk tidur kembali.

  3. Sering mengantuk di tengah hari, menguap, bahkan tertidur saat sedang beraktivitas. Sering mengorok dengan kencang saat tidur, atau berhenti bernapas beberapa saat.

  4. Sering tidak bisa bergerak saat bangun tidur.

  5. Sering mimpi sambil berjalan, bicara atau melakukan gerakan seperti yang dialaminya saat mimpi.

  6. Sering mengalami mimpi buruk.

Jika anda mengalami salah satu gejala di atas, cepatlah cari terapinya. Terapi bisa kita usahakan sendiri dengan beberapa tips untuk meningkatkan kualitas tidur atau juga minta bantuan ke psikiater atau psikolog.

Iklan

One comment on “Tidur Berkualitas

  1. Ping-balik: Posisi Aman Saat Tidur « Mr.U Media’s blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s